You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rob Tak Hanya Landa Jakarta
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Rob Tak Hanya Landa Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan rob tidak hanya terjadi di Ibukota saja. Beberapa daerah lainnya seperti Bali dan Semarang saat ini juga sedang dilanda rob.

Di Bali naik, Kuta kan, Semarang juga naik, seluruh Indonesia ini sekarang muka air lautnya naik. Bukan karena reklamasi ya. Karena kan reklamasi sudah setop sekarang

"Di Bali naik, Kuta kan, Semarang juga naik, seluruh Indonesia ini sekarang muka air lautnya naik. Bukan karena reklamasi ya. Karena kan reklamasi sudah setop sekarang," kata Basuki di Balai Kota DKI, Kamis (9/6).

Banjir rob terjadi karena laut pasang. Dalam sebulan, variasi harian dari rentang pasang laut berubah secara sistematis terhadap siklus bulan.

Penanganan Rob dan Banjir dari Sungai Berbeda

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, kawasan pesisir yang tergenang banjir rob seperti di Belawan Medan, Bali di Pantai Kuta, Karangasem Selatan, Jembrana, Gianyar, Sanur.

Kemudian di Jakarta Utara, Kecamatan Singkil Utara dan Pantai Pulau Sarok, Kabupaten Singkil, Meulaboh Kabupaten Aceh Barat, Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pesisir Selatan, Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Gresik, dan Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.

"Yang pasti laut naik bukan karena reklamasi. Surut bukan karena dikeruk airnya, ini gaya tarik bulan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati